Bangun Indonesia-mu!

2 Jun

Era globalisasi di Indonesia sendiri, kalau tidak salah, diperkirakan akan terasa pada tahun 2015, seiring dengan dibukanya jalur perdagangan internasional. Tetapi, di tahun 2011 ini sudah bisa kita rasakan dampaknya di Indonesia. Cina, seperti yang kita tahu, adalah negara yang ekonominya melaju dengan pesat. Mereka bisa membuat barang yang sama dengan kita, dengan kualitas yang lebih baik dan harga yang lebih murah. Hal ini membuat konsumen di Indonesia cenderung menggunakan barang dari Cina, dimana kita tahu, bahwa negeri sendiri juga memproduksinya.

This is why “Cintai Produk dalam Negeri” campaign is happening everywhere. Iklan-iklan di TV pun mulai menampilkan tagline “Cintai Produk dalam Negeri”. Disinilah pentingnya inovasi untuk kemajuan Indonesia. Indonesia sebenarnya mempunyai sumber daya yang bagus, hal ini diketahui dari banyaknya komunitas-komunitas yang terbentuk untuk meningkatkan kemampuan pemuda Indonesia dalam bidang yang disukainya.

Dalam bidang kepemimpinan misalnya, ada organisasi Indonesian Future Leaders (IFL) dan Indonesian Youth Conference (IYC). IFL sendiri didirikan pada tahun 2009 oleh M. Iman Usman, Niwa Rahmad Dwitama, Andhyta Firselly Utami, Rafika Primadesti, Dian Aditya Ning Lestari, Stephanie Hardjo, dan Audry Maulana. IFL sendiri didirikan dengan tujuan agar pemuda Indonesia bisa berhasil dalam bidangnya masing-masing dan memberikan inspirasi yang positif bagi orang-orang di sekitarnya. Sesuai dengan mottonya, It all starts from us, IFL menggelar proyek-proyek seperti Speak Up!, Parlemen Muda Indonesia, dan Petualangan Sabtu Minggu.

Lain lagi halnya dengan Indonesian Youth Conference (IYC). IYC dibentuk untuk meningkatkan kepedulian remaja akan isu-isu yang berkembang di sekitarnya dan bergerak secara aktif untuk mengatasi masalah tersebut. IYC mempunyai dua kegiatan, seperti forum dan festival. Anggota forum dipilih dari seluruh Indonesia untuk mewakili provinsi masing-masing, yang diharapkan nantinya akan berinovasi untuk melahirkan suatu gerakan di lingkungannya.

Itu tadi inovasi pemuda Indonesia dalam bidang kepemimpinan. Sekarang, kita melangkah ke bagian self improvement. Bagaimana kita bisa membentuk suatu negara yang baik jika masing-masing dari kita belum memaksimalkan potensi yang ada di dalam diri kita?

Young On Top Campus Ambassador, yang digagas oleh Billy Boen, dimaksudkan agar terbentuk duta-duta kampus di Indonesia yang siap menerapkan nilai-nilai di buku Young On Top dalam kehidupannya sehari-hari dan menginspirasi orang-orang di sekitarnya untuk berbuat hal yang serupa. Buku Young On Top sendiri, sesuai dengan judulnya, mengajak generasi muda yang sekarang untuk mencapai sukses di usia kurang dari 50 tahun. Di buku ini, diberikan kiat-kiat how to be a success person in your life, walaupun sukses tidaknya seseorang tidak bisa diukur dari terbelinya buku ini, tetapi dari kita sendiri, yang mampu mempraktekkan nilai-nilai tersebut.

Selain itu, adalah seorang Farah Farce dan Muhammad Yahya Harlan, yang dalam usia muda mampu menginspirasi orang lain berkat usahanya. Farah Farce, yang bernama asli Farah Kemala Qurratu’aini, memulai usaha di bidang fashion sejak kelas 9 SMP. Farah, yang sekarang berusia 16 tahun menjalankan bisnisnya dengan cara mengimpor langsung produk fashion bermerk dari negara-negara di Asia.

Muhammad Yahya Harlan, yang belakangan ini populer berkat situs yang dibuatnya, SalingSapa.com kini masih berusia 13 tahun. SalingSapa dibuat menyerupai Facebook dengan tampilan dan fitur yang lebih islami dan Indonesia-wi.

Mereka-mereka yang tersebut di atas, di usia yang masih muda sudah mulai merintis hasil usahanya sendiri. Kalau mereka bisa, kenapa kita tidak?😀

Mari mulai berinovasi dengan karyamu sendiri. Buat sesuatu yang baru, atau setidaknya memiliki nilai tambah dibanding usaha yang telah ada. Lihatlah sekitarmu. Lihatlah Indonesia mu sekarang. Apakah sudah sesuai harapanmu? Akankah dengan kondisinya yang seperti ini, Indonesia bisa bertahan di tengah era globalisasi yang melanda?

Aku percaya 100% bahwa Indonesia punya sumber daya alam dan manusia yang sangat hebat. Contoh saja, Pak Habibie. Beliau dikenal sebagai motor dirgantara, yang mana sayangnya, di Indonesia sendiri tidak begitu dipedulikan😦. Ah, kita tidak tahu kan, mungkin saja ketika tiba masa pemuda Indonesia memimpin, lahir Habibie Habibie junior yang tidak kita bayangkan sebelumnya.

Ayo torehkan prestasimu demi mengharumkan nama bangsa! Buat Indonesia bangga padamu! Sesuai motto Obama dalam kampanye presidennya, Yes, You CAN!

 

p.s : this is what I wrote for Compfest 2011. Too bad it’s already over😦

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: